Pengertian Kredit Tanpa Agunan

Kredit Tanpa Agunan

Kredit Tanpa Agunan – Terkadang kebutuhan tak linier dengan pemasukan, sehingga menyebabkan ketidakseimbangan ekonomi. Akhirnya, untuk merealisasikan rencana-rencana yang membutuhkan dana besarpun harus terhenti.

Misalnya, memiliki impian membuka usaha namun modalnya belum ada, terpaksa menambah waktu yang tak tentu untuk mengumpulkan uang. Atau untuk memenuhi keperluan pribadi yang tak bisa di jangkau dengan anggaran yang ada.

Sekarang ini, banyak sekali cara untuk mendapatkan modal melalui pinjaman bank. Pihak perbankan memiliki banyak program untuk meringankan biaya kebutuhan masyarakat, salah satunya Kredit Tanpa Agunan (KTA).

Pengertian Kredit Tanpa Agunan

KTA adalah pinjaman yang yang di berikan oleh bank pada nasabah tanpa adanya aset atau agunan sebagai jaminan. Pihak bank hanya akan menelusuri riwayat kredit nasabah, misalnya kredit rumah, motor, atau lainnya, untuk mengetahui bagaimana karakter nasabah dalam menyelesaikan tanggung jawabnya.

Hasil dari penelusuran itu nantinya akan menjadi bahan pertimbangan pihak bank apakah pengajuan nasabah di terima atau tidak. Selain itu, pihak bank juga berhak mengetahui pendapatan tetap nasabah, sebagai pengukur kemampuan angsuran setiap bulannya.

Masing-masing bank memiliki minimal dana untuk dipinjamkan. Biasanya, untuk produk KTA mulai dari RP 5 juta tetapi juga tergantung kemampuan bank. Masa pelunasan relatif pendek, hanya selama tiga sampai lima tahun.

KTA umumnya di ajukan oleh pengusaha untuk memenuhi kebutuhan operasional atau mengembangkan usahanya. Tetapi juga bisa mengajukan untuk kebutuhan pribadi seperti renovasi rumah, biaya perawatan kesehatan, atau kepentingan lainnya.

KTA akan menjadi solusi dari permasalahan anda, sebab memiliki banyak keunggulan. Berikut ini keunggulan dari Kredit Tanpa Agunan (KUR).

Keunggulan Kredit Tanpa Agunan

Saking banyaknya keunggulan, produk KUR ini sangat laku di buru nasabah. Maka tak heran bila kebanyakan bank menyediakan layanan ini.

1. Syarat Relatif Muda

Sesuai dengan namanya, pinjaman ini memberi kemudahan tanpa jaminan. Kredit ini mempermudah nasabah yang tak memiliki aset penting seperti rumah atau mobil. Nasabah akan mendapat pinjaman dengan mudah meski tak memiliki barang jaminan.

Dokumen yang harus lengkap berupa fotokopi KTP, Kartu Keluarga (KK), fotokopi buku tabungan, fotokopi slip gaji, NPWP dan catatan pembayaran kartu kredit bulan terakhir serta mengisi formulir. Beberapa bank menyediakan layanan online melalui website resmi untuk mengisi formulir.

2. Cepat Cair

Bila di bandingkan dengan produk kredit lainnya, proses pencairan KUR terbilang cepat. Keunggulan KUR satu ini bisa di gunakan untuk keperluan mendadak atau dana darurat.

Proses pencairan bisa berlangsung dalam waktu 2-3 hari untuk urusan darurat, normalnya sekitar 1-7 hari. Dengan catatan, syarat-syarat yang bank perlukan sudah terpenuhi. Proses pencairan cepat karena tidak ada penaksiran agunan.

3. Banyak Bank Menyediakan KUR

Banyak sekali perbankan yang menyediakan layanan KUR, mulai dari bank milik negara hingga swasta. Sebab produk ini sangat laris di buru calon nasabah.

Maka anda tak perlu bingung mencari produk KTA karena anda bisa tinggal pilih bank mana yang akan pinjami. Banyaknya bank yang menyediakan produk ini, anda bisa melakukan riset terlebih dahulu sebelum memilih bank.

Kekurangan Kredit Tanpa Agunan

Setiap kelebihan selalu ada kekurangan yang menyertainya. Begitu pula produk KUR ini. Sebelum terlalu tergiur dengan keuntungan-keuntungannya dan sebelum memutuskan memakai produk ini, ketahui dahulu kekurangan KUR.

1. Bunga Relatif Tinggi

Untuk meminimalisir dan sebagai jaminan kerugian, produk KTA memberikan bunga yang tinggi. Sebab, kredit tanpa agunan memberikan risiko cukup besar yang di tanggung oleh pihak bank.

Bila ingin mengajukan KTA, lebih baik bandingkan suku bunga dari berbagai bank. Lalu pilih bank yang memberikan bunga terkecil.

2. Masa Cicilan Pendek

Kekurangan lain dari KTA adalah masa tenor atau masa cicilan yang pendek, biasanya sekitar 1-10 tahun. Aturan ini untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan saat proses pembayaran.

Pendeknya masa cicilan ini tentunya di barengi dengan jumlah biaya cicilan yang cukup besar pula. Sehingga terbilang berat untuk pelunasan dalam waktu sependek itu.

3. Jumlah Pinjaman Rendah

Kekurangan terakhir dari KTA ini adalah jumlah dana yang akan Anda pinjam rendah. Batas pinjaman dana maksimal senilai Rp 200 juta. Aturan ini juga untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan saat membayar.

Sebelum memutuskan melakukan pinjaman KUR, pastikan bank yang Anda pilih adalah instansi terpercaya. Agar terhindar dari risiko kerugian dan penipuan.

4. Memiliki Kartu Kredit

Tidak semua orang dengan mudah mendapatkan pinjaman KTA. Hal ini karena tidak banyak orang memiliki karti kredit yang menjadi salah satu syaratnya.

Calon nasabah harus memiliki kartu kredit setidaknya selama satu tahun. Bila tidak menggunakan kartu kredit, calon nasabah harus menjadi pengguna layanan payroll tersebut.

Kekurangan yang satu ini cukup merepotkan. Bagi kalangan menengah ke bawah bahkan tak kepikiran untuk memiliki kartu kredit. Namun bila anda ingin mendapat pinjaman KUR, mau tak mau harus memiliki kartu kredit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *