Search
Close this search box.

Gaji HRD di Jakarta: Berapa Kisarannya di Tahun 2024?

Gaji HRD di Jakarta

Gaji HRD di Jakarta – Menjadi HRD (Human Resources Development) di Jakarta menawarkan prospek karir yang menarik dengan gaji yang kompetitif.

Bagi Anda yang tertarik dengan profesi ini, mengetahui kisaran gaji HRD di Jakarta bisa membantu Anda dalam merencanakan karir dan mempertimbangkan tawaran kerja.

Berikut adalah tabel kisaran gaji HRD di Jakarta berdasarkan level jabatannya:

Level JabatanKisaran Gaji (Rp)
HRD StaffRp 5.000.000 – Rp 8.000.000
HRD GeneralistRp 8.000.000 – Rp 15.000.000
HRD ManagerRp 15.000.000 – Rp 25.000.000
HRD DirectorRp 25.000.000 – Rp 50.000.000

Perlu diingat bahwa kisaran gaji di atas hanyalah perkiraan dan dapat bervariasi tergantung pada beberapa faktor, seperti:

Pengalaman kerja: Semakin lama pengalaman kerja, semakin tinggi gaji yang ditawarkan.

Pendidikan: Memiliki gelar yang relevan dengan HRD, seperti S1 Manajemen SDM atau Psikologi Industri dan Organisasi, dapat meningkatkan gaji.

Keterampilan: Memiliki keterampilan yang dibutuhkan dalam bidang HRD, seperti komunikasi yang baik, kepemimpinan, dan pemecahan masalah, dapat meningkatkan gaji.

Industri: Gaji HRD di industri tertentu, seperti keuangan atau teknologi, umumnya lebih tinggi dibandingkan dengan industri lain.

Ukuran perusahaan: Perusahaan besar umumnya menawarkan gaji yang lebih tinggi dibandingkan dengan perusahaan kecil.

Baca Juga : Gaji Kurir Anteraja dan Tunjangannya, Ternyata Lumayan!

Selain gaji pokok, HRD di Jakarta juga berhak atas berbagai tunjangan yang menarik, yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan mereka.

Berikut adalah beberapa contoh tunjangan yang umum diterima oleh HRD di Jakarta:

Tunjangan Tetap

Tunjangan Komunikasi: Tunjangan ini membantu HRD dalam menjalankan tugasnya, seperti biaya telepon, pulsa, dan internet.

Jumlahnya bervariasi tergantung pada kebijakan perusahaan, umumnya berkisar antara Rp 100.000 hingga Rp 500.000 per bulan.

Tunjangan Kesehatan: Tunjangan ini membantu HRD mendapatkan akses ke layanan kesehatan yang berkualitas, seperti asuransi kesehatan dan BPJS Kesehatan.

Biasanya perusahaan menanggung seluruh biaya BPJS Kesehatan karyawannya, dan untuk asuransi kesehatan, perusahaan dapat memberikan subsidi atau menanggung sepenuhnya.

Tunjangan Makan: Tunjangan ini membantu HRD untuk mendapatkan makanan yang layak selama bekerja.

Bentuknya bisa berupa uang makan, voucher makan, atau katering yang disediakan oleh perusahaan.

Jumlahnya bervariasi tergantung pada kebijakan perusahaan, umumnya berkisar antara Rp 50.000 hingga Rp 200.000 per hari.

Tunjangan Transportasi: Tunjangan ini membantu HRD untuk biaya transportasi, seperti uang bensin, biaya angkutan umum, atau tunjangan kendaraan.

Bentuknya bisa berupa uang tunai, subsidi, atau kendaraan dinas. Jumlahnya bervariasi tergantung pada kebijakan perusahaan dan lokasi kantor.

Tunjangan Hari Raya (THR): Tunjangan ini diberikan kepada HRD pada hari raya keagamaan, seperti Lebaran, Natal, dan Tahun Baru.

Jumlahnya umumnya setara dengan gaji pokok satu bulan.

Bonus: Bonus diberikan kepada HRD atas pencapaian kinerja yang luar biasa. Bentuknya bisa berupa uang tunai, saham perusahaan, atau hadiah lainnya.

Tunjangan Tidak Tetap

Tunjangan Pendidikan: Tunjangan ini diberikan kepada HRD yang ingin melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi.

Bentuknya bisa berupa bantuan biaya pendidikan, pembebasan biaya studi, atau program beasiswa.

Tunjangan Keperluan Rumah Tangga: Tunjangan ini diberikan kepada HRD untuk membantu meringankan beban biaya rumah tangga.

Bentuknya bisa berupa tunjangan perumahan, tunjangan anak, atau tunjangan lainnya.

Tunjangan Pensiun: Tunjangan ini diberikan kepada HRD setelah mereka pensiun dari perusahaan.

Bentuknya bisa berupa dana pensiun, asuransi pensiun, atau program lainnya.

Jumlah Tunjangan HRD

Perlu diingat bahwa jenis dan jumlah tunjangan yang diterima oleh HRD dapat berbeda-beda tergantung pada beberapa faktor, seperti:

Kebijakan perusahaan: Setiap perusahaan memiliki kebijakan yang berbeda-beda terkait tunjangan yang diberikan kepada karyawannya.

Level jabatan: HRD dengan level jabatan yang lebih tinggi umumnya mendapatkan tunjangan yang lebih banyak dan beragam dibandingkan dengan HRD dengan level jabatan yang lebih rendah.

Kinerja karyawan: HRD dengan kinerja yang baik umumnya mendapatkan tunjangan yang lebih banyak dibandingkan dengan HRD dengan kinerja yang kurang baik.

Kondisi ekonomi: Kondisi ekonomi di Indonesia juga dapat memengaruhi jenis dan jumlah tunjangan yang diberikan oleh perusahaan kepada karyawannya.

Baca Juga : Gaji Kurir Shopee, Bonus dan Tunjangannya Banyak Banget!

Tips Mendapatkan Tunjangan yang Optimal

Pahami kebijakan perusahaan: Pelajari dengan baik kebijakan perusahaan terkait tunjangan yang diberikan kepada karyawannya.

Tunjukkan kinerja yang baik: Berusahalah untuk selalu menunjukkan kinerja yang baik agar mendapatkan tunjangan yang maksimal.

Berkomunikasi dengan HRD: Jika Anda memiliki pertanyaan atau ingin mengetahui lebih lanjut tentang tunjangan, jangan ragu untuk bertanya kepada HRD.

HRD memiliki berbagai tugas dan tanggung jawab, antara lain:

Perencanaan dan pengembangan SDM: Merumuskan strategi dan program untuk pengembangan SDM perusahaan.

Rekrutmen dan seleksi karyawan: Mencari dan memilih kandidat yang terbaik untuk mengisi posisi yang kosong di perusahaan.

Pelatihan dan pengembangan karyawan: Merancang dan menyelenggarakan program pelatihan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan karyawan.

Manajemen kinerja: Menilai kinerja karyawan dan memberikan feedback yang konstruktif.

Pengadministrasian kepegawaian: Mengelola data dan dokumen karyawan.

Hubungan industrial: Membangun dan menjaga hubungan yang baik dengan serikat pekerja.

Prospek kerja HRD di Jakarta cukup menjanjikan. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti:

Pertumbuhan ekonomi: Pertumbuhan ekonomi di Indonesia mendorong perusahaan untuk meningkatkan jumlah karyawannya, sehingga kebutuhan akan HRD pun meningkat.

Perubahan regulasi: Perubahan regulasi ketenagakerjaan di Indonesia membutuhkan perusahaan untuk memiliki HRD yang kompeten untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan tersebut.

Kesadaran akan pentingnya SDM: Perusahaan semakin menyadari pentingnya SDM dalam mencapai tujuan bisnis, sehingga mereka berinvestasi lebih banyak dalam pengembangan SDM dan meningkatkan gaji HRD.

Berikut adalah beberapa kualifikasi yang umumnya dibutuhkan untuk menjadi HRD di Jakarta:

Pendidikan: Memiliki gelar S1 Manajemen SDM, Psikologi Industri dan Organisasi, atau jurusan yang relevan.

Pengalaman kerja: Memiliki pengalaman kerja di bidang HRD minimal 1 tahun.

Keterampilan: Memiliki keterampilan yang baik dalam komunikasi, kepemimpinan, pemecahan masalah, dan interpersonal.

Sertifikasi: Memiliki sertifikasi HRD yang relevan, seperti Certified Human Resources Professional (CHRP) atau Certified Professional in Human Resources (CPHR).

Berikut adalah beberapa langkah untuk melamar kerja sebagai HRD di Jakarta:

  1. Cari lowongan kerja: Cari lowongan kerja HRD di situs web pencari kerja, seperti Jobstreet, LinkedIn, atau Karir.com.
  2. Siapkan CV dan surat lamaran: Pastikan CV dan surat lamaran Anda profesional dan sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan.
  3. Ikuti tes dan interview: Jika Anda memenuhi kualifikasi, Anda akan diundang untuk mengikuti tes dan interview.

Baca artikel seputar Karir lainnya!

Berikut adalah beberapa tips sukses menjadi HRD di Jakarta:

Tetap up-to-date dengan perkembangan terbaru di bidang HRD: Ikuti seminar, workshop, dan pelatihan HRD untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Anda.

Bangun jaringan profesional: Bergabunglah dengan organisasi HRD profesional, seperti Masyarakat Manajemen SDM Indonesia (MMSDM), dan aktiflah dalam kegiatan organisasi tersebut.

Kembangkan kemampuan interpersonal: HRD perlu memiliki kemampuan interpersonal yang baik untuk dapat bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti karyawan, atasan, dan klien.

Jadilah pemimpin yang baik: HRD perlu memiliki kemampuan kepemimpinan untuk dapat memimpin tim HRD dan memotivasi karyawan.

Bersikaplah etis dan profesional: HRD perlu bersikap etis dan profesional dalam menjalankan tugasnya, seperti menjaga kerahasiaan data karyawan.

Menjadi HRD di Jakarta menawarkan prospek karir yang menarik dengan gaji yang kompetitif.

Jika Anda memiliki kualifikasi dan keterampilan yang dibutuhkan, serta memiliki tekad untuk sukses, Anda dapat menjadi HRD yang sukses di Jakarta.

Semua informasi yang kami terbitkan di blog ini bersumber dari internet dan bersifat umum. Untuk mendapatkan sumber yang valid harap cek kembali di situs resminya.
Bagikan

Rekomendasi